Persiapan Kelahiran Cerdas

Kemungkinan sikap khawatir dan cemas sudah mulai bergelayut dalam pikiran anda sebagai ibu yang siap-siap menanti kelahiran sang buah hati. Yah, waktunya memang semakin dekat. Namun kebahagiaan juga pasti muncul lebih besar, apalagi ketika sibuk membayangkan seperti apa buah hati kelak dan betapa lucunya bayi yang telah didamba-dambakan dapat ditatap secara langsung. Jika laki-laki, setampan apakah dia. Jika perempuan, secantik apakah wajahnya. Subhanallah, kita pun tidak bisa menebak-nebak ‘hadiah luar biasa’ yang Allah kelak akan titipkan kepada seorang ibu.

Nah, bayangan-bayangan itu tentunya akan memunculkan juga ragam kebutuhan untuk persiapan kelahiran bayi. Apalagi ketika anda mulai memasuki took perlengkapan bayi yang menyediakan ragam pilihan lucu dan unik. Anda akan berdecak kagum dan mungkin memunculkan ‘sifat boros’ jika tidak dipersiapkan sebelum keberangkatan.

Ayolah, mari bunda cermati tips berikut, sehingga bunda akan tahu bahwa sebenarnya kebutuhan akan sang bayi tidak perlu menghabiskan terlalu banyak dana yang berlebih. Sehingga dana tersebut tetap bisa dialolakasikan untuk kebutuhan bayi anada seterusnya, dari control hingga perawatan kesehatannya.

1.       Buatlah daftar belanja kebutuhan YANG DIPERLUKAN saja. Biasanya teman atau saudara memiliki barang-barang yang keperluan bayi yang sudah tidak terpakai dan kondisinya masih bagus. Tentunya mereka akan dengan senang hati meminjamkan atau memberikannya, karena akan lebih bermanfaat dan secara tidak langsung kita memberikan solusi agar rumah mereka lebih luas dengan barang yang kita pinjam ^^.
2.       Cukuplah membeli pakaian bayi beberapa helai dan tidak berlebih. Tentunya sudah menjadi kebiasaan para tamu sebagian besar memberikan pakaian sebagai tanda kasih untuk buah hati.
3.       Sebaiknya membeli pakaian bayi yang lebih besar, sehingga terpakai lebih lama. Bayi lebih cepat berkembang. Jadi sebaiknya lebih memilih membeli pakaian bayi untuk usia 6-12 bulan. Tak mengapa untuk awal kelahiran terlihat lebih longgar. Sehingga sedikit demi sedikit  anda masih dapat menyimpan dana untuk pembelian pakaian di atas 12 bulan.
4.       Belilah dalam jumlah sedikit. Nanti anda akan heran ternyata di lemari akan banyak pakaian yang tidak sempat terpakai namun bayi sudah beranjak besar.
5.       Utamakan kenyamanan. PIlihlah bahan katun sehingga memberikan kenyamanan pada bayi. Bayi yang merasa nyaman akan anteng, tidak gampang rewel. Dan pastinya pilih yang mudah dalam penggunaan ya.


Selamat menjadi ibu cerdas !!! ^^ 

Posted in , | Comments Off

Nama anak yang dilarang dalam islam

Barakallah untuk orangtua yang baru saja mendapatkan kebahagiaan dengan kelahiran putra maupun putrinya, baik yang pertama maupun untuk yang kesekian kalinya.  Anak yang kelak diharapkan menjadi penerus keluarga.

Setelah kelahiran, tentunya orangtua sibuk memikirkan nama anak terbaik untuk bayi mereka. Hendak dipanggil dengan sebutan apakah sang buah hati? Bagi beberapa orangtua sudah mulai mempersiapkan nama terbaik untuk anak mereka kelak, namun ada pula yang sibuk mencari nama ketika bayi sudah lahir, bahkan ada pula yang sampai harus melakukan konsultasi dengan beberapa pihak yang dianggap kredibel dalam memberikan nama.
Mengacu pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Darda, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Kalian akan dipanggil di hari kiamat dengan nama kalian dan nama bapak kalian. Oleh karena itu pilihlah nama-nama yang indah untuk kalian.”
Nama anak yang seperti apakah yang terbaik untuk keturunan kita?
1.       Rasullullah SAW bersabda, “Sesungguhnya nama yang paling disukai Allah ‘azza wa jalla yaitu Abdullah dan Abdurrahman, “ (HR Muslim, hadis no 2132)
Sehingga ketika kita ingin menggunakan nama-nama yang berasal dari Asmaul Husna, gunakanlah kata Abdun di depan asmaul husna. Misal: Abdurrahman, Abdurrahim, Abdul Malik, dll.

2.       Hindari menamai anak dengan nama Yasar, Raba, Najah, Aflah, dan sejenisnya.
“Janganlah kamu sekali-kali memberi nama anak-anakmu dnegan nama Yasar (mudah), Rabah (untung), Najah (sukses), dan Aflah (menang). Karena (jika) kamu bertanya (kepada seseorang), ‘Apakah ia ( Rabah, Yasar, Najah, atau Aflah) ada disana?’ Ternyata ia tidka berada disana, maka kamu menjawabnya, ‘Ia tidak ada’,”(HR Muslim, hadis no 2137).

3.       Hindari nama bermakna negative.
Di dalam kitab Sunan Abu Dawud, terdapat hadis dari Sa’id bin al-Musayyab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadanya, “Siapakah namamu?” “Huzn (sedih), “jawabnya. Beliau pun mengubahnya, “Nama kamu adalah Sahl (mudah), “ Tetapi ia menolaknya, “Tidak, Sahl itu nama yang selalu diinjak dan direndahkan.” Sa’id mengungkapkan, “Setelah kejadian itu, kesedihan selalu menyertai kami,” (HR Abu Dawud, hadis no 4956)

4.       JIka memilih nama sesuai dengan bahasa ibu, maka pilihlah nama yang tidka bertentangan dengan ketauhidan.
Nama adalah doa dan harapan. Harapan terhadap orangtua ingin seperti apa anaknya kelak. Dan tentunya harapan tentang masa depan terbaik untuk anak-anak kita kelak.

                                                                         

Posted in , , , , , , , , , | Comments Off

Ibu Hamil Manja?

MMMhhh.. kalau melihat iklan di TV atau mungkin sederetan akting para ibu hamil dengan pasangannya membuat diri terkadang heran.


“Memang ada ya suami yang seperti itu? “

“Duh, jangankan bikinkan susu untuk saya. Justru dia yang minta selalu diladeni terus padahal kondisi kehamilan sudah begini besar”

“Rasanya sudah gak kuat menahan mabuk awal kehamilanku. Tapi koq suamiku ga ngerti ya...”

Kalau mau diurut rasa-rasanya begitu banyak perasaan gundah gulana yang akan tertuang dari isi hati seorang istri yang menjalani masa kehamilan. Gak main-main loh, karena 9 bulan menanggung kehamilan bukanlah perkara yang mudah. Terlebih jika diikuti masalah-masalah kehamilan seperti ‘mabuk’  yang tidak akan terbayang rasanya jika tidak merasakannya (berani coba?? Hihihi…) hingga beberapa yang mendapatkan masalah khusus saat kehamilan terkait bayi yang dikandungnya. Namun tidak semua merasakan gundah gulana. Ada juga cerita bahagia yang bikin terharu, berbunga-bunga, atau membuat ikut bahagia. Ya itu berpulang kembali pada masing-masing pasangan.

Tapi apakah benar bahwa wanitahamil manja dan cenderung sensitive?

Secara medis, memang ada perubahan hormone pada wanita hamil. Perubahan hormon  ini tentunya akan mempengaruhi kondisi calon ibu. Apa saja ya hormone tersebut?

1.       Hormon Chorionic Gonadotropin. Hormon ini sudah mulai diproduksi sejak awal kehamilan. Bahkan menjadi indicator ketika kita melakukan tes kehamilan. Fungsi dari hormone ini sebagai pembantu pembentukan janin serta kontrol produksi hormone estrogen dan progesterone.

2.       Estrogen
Terkait erat dengan produksi ASI nantinya, mulai dari supply darah hingga pembentukan dan pematangan kelenjar susu. Hormon ini sangat berperan penting untuk menjaga janin selama kehamilan.

3.       Progesteron.
Secara umum, hormone progesterone berfungsi untuk melindungi janin dalam rahim, sehingga janin lebih stabil dan aman dari benturan-benturan atau goncangan. Namun efek samping produksi hormon ini memberikan rasa pusing dan menurunkan tekanan darah. Sehingga seringkali menyebabkan mual-mual.


Masih ada lagi beberapa hormone lainnya yang memberikan efek samping saat diproduksi. Dari efek gampang mengantuk hingga perubahan pigmentasi pada kulit.

Nah, mungkin sudah terbayang bagi para suami apa yang harus dialami oleh para ibu hamil?

Yang diperlukan seorang istri tentunya dukungan moril karena rentannya kondisi fisik dan emosi seorang calon ibu. Tidaklah sulit dan tidaklah serumit lakon-lakon yang ditayangkan di televisi. Cukuplah dukungan moril dengan kelapangan hati untuk mendengar istri, memahami dan menahan diri dari amarah.

Mengapa?
Karena tentunya yang diinginkan adalah lahirnya anak tangguh, berkepribadian, dan stabil emosinya. Selain itu yang lebih utama adalah kesehatan dari bayi yang akan dilahirkan kelak. Sedangkan untuk para istri, semoga hal ini tidak dijadikan sebagai kesempatan untuk berlebih-lebihan ya. Karena masa depan buah hati anda sudah ditentukan sejak masa kehamilan.







Posted in , , , , , | Comments Off

CIRI-CIRI WANITA HAMIL

Kehamilan adalah yang dinanti-nanti setelah resmi melakukan pernikahan. Karena proses kehamilan yang akan membawa keluarga pada tujuan selanjutnya yakni memiliki keturunan yang akan melanjutkan silsilah keluarga nantinya. Bagi setiap pasangan yang baru saja menikah dan mendambakan keturunan tentu saja menanti-nanti munculnya tanda-tanda kehamilan dengan perasaan yang bercampur aduk antara cemas bahagia ataupun cemas siap kecewa. Sehingga jika sudah mula terlambat menstruasi bulanan, maka mulai berusaha mengenali tahapan awal ciri-ciri wanita hamil di diri sendiri ketika belum sempat melakukan tes hamil dengan menggunakan alat tes kehamilan yang diperjualbelikan.



Memang ciri-ciri awal kehamilan biasanya ditandai dengan tidak terjadinya periode menstruasi bulanan setelah lewat dari masa 14 hari. Namun periode menstruasi setiap orang berbeda-beda, sehingga hal ini tidak bisa dijadikan patokan. Ketika tubuh memberikan signal kehamilan, maka hormin HCG adalah indikatornya. HCG (hormon human chrionic gonadotropin) akan meningkat jika tubuh sedang mempersiapkan kehamilan.  Hormon ini dihasilkan paling tinggi pada urin pertama di pagi hari. Sehingga disarankan menggunakan urin tersebut untuk melakukan test kehamilan. Terkadang atas beberapa alasan membuat anda tidak sempat membeli test pack yang tersedia di pasaran. Jangan khawatir, anda bisa menggunakan bahan-bahan yang hampir selalu dirumah. Tidak ada salahnya mencoba langsung rangkaian tes berikut sebelum melakukan cek langsung dengan dokter.

1.       Tes Garam
Tentunya hampir semua rumah memiliki garam kan. Tidak sulit untuk diperoleh. Harus gunakan urin pertama pada pagi hari. Tampung secukupnya pada wadah lalu taburi dengan menggunakan garam secukupnya. Jika terjadi kehamilan maka garam dan urin akan bereaksi dan menimbulkan warna seperti susu.

2.       Tes gula
Dengan cara yang hampir sama, tamping urin secukupnya. Berikan gula dan tunggu reaksinya. Tanda kehamilan ditunjukkan dengan semakin banyaknya busa yang dihasilkan.

3.       Sabun
Buatlah air sabun dan campurkan dengan urin yang telah ditampung. Jika busa yang dihasilkan semakin banyak, maka hal ini juga mendukung ciri-ciri kehamilan.

4.       Uji pasta gigi
Bubuhkan sedikit urin pada pasta gigi berwarna putih. Tunggulah beberapa menit. Jika pasta gigi berubah menjadi biru dan berbusa, pertanda bahwa anda hamil.

Anda bisa mencoba beberapa rangkaian tes urin diatas. Jika ternyata hasilnya positif, lebih baik jika anda langsung melakukan uji lab untuk memastikan atau bisa langsung melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Selamat mencoba dan selamat berbahagia.




Posted in , , , , , , , , , | Comments Off

Baju Menyusui - Yumni PBR


Baju Hamil dan Menyusui modis dan modern. Kualitas bahan dan jahitan tanpa ragu. Bisa digunakan sejak masa hamil, menyusui, hingga setelahnya (non hamil menyusui).


Bahan utama kaos softcombed dan batik

Posted in , , , , | Comments Off